Berita Terkini

Akhir Tahun Makin Produktif: KPU Sinjai Tuntaskan Pleno PDPB, Agenda Bimtek PAW hingga Sosdiklih Siap Digelar

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sinjai melaksanakan Rapat Pleno pada Selasa(9/12/2025) di Aula Kantor KPU Sinjai. Rapat ini membahas hasil pelaksanaan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan IV Tahun 2025 serta sejumlah agenda strategis yang akan dilaksanakan pada akhir tahun. Dalam pleno tersebut, Ketua KPU Sinjai, Muhammad Rusmin, menyampaikan bahwa proses pencocokan terbatas dan pengolahan data pemilih berjalan dengan baik serta memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran sekretariat dan anggota yang telah bekerja maksimal sehingga tahapan PDPB dapat terselesaikan dengan lancar dan tepat waktu. Ketua KPU Sinjai juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan internal dalam menghadapi agenda-agenda berikutnya. “Kita sudah melewati tahapan PDPB dengan baik, dan itu berkat kerja sama serta kekompakan tim. Ke depan, kekompakan ini harus tetap dijaga agar seluruh program dapat terlaksana optimal,” ujarnya. Pada kesempatan tersebut, Anggota KPU Sinjai, Awaluddin juga membahas beberapa agenda yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Di antaranya adalah rencana Bimbingan Teknis (Bimtek) Penggantian AntarWaktu (PAW) yang akan dilaksanakan pada 16 Desember 2025. Selain itu,  Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM, Supratman juga menyampaikan bahwa kegiatan Sosialisasi Pendidikan Pemilih (Sosdiklih) direncanakan akan digelar pada 17 Desember 2025 dengan menyasar pemilih pemula sebagai bagian dari penguatan literasi kepemiluan serta produksi podcast KPU Sinjai yang dijadwalkan tayang pada bulan Desember 2025 sebagai media informasi kepemiluan bagi masyarakat. Melalui rapat pleno ini, Sekretaris KPU Sinjai, Nurkhaeriyyah, menegaskan kepada seluruh jajaran sekretariat untuk terus meningkatkan kedisiplinan. Menegaskan komitmen untuk senantiasa menjaga kualitas layanan kepemiluan serta memastikan seluruh program dapat terlaksana dengan akuntabel, transparan, dan berkelanjutan.

KPU Sinjai Tegaskan Komitmen Pemutakhiran Data Pemilih Lewat Pleno Terbuka Triwulan IV 2025

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sinjai melaksanakan Rapat Pleno Terbuka Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan IV Tahun 2025 di Aula Kantor KPU Kabupaten Sinjai. Rapat pleno ini digelar sebagai bagian dari komitmen KPU untuk memastikan akurasi dan kualitas data pemilih menjelang tahapan kepemiluan berikutnya. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Ketua dan Anggota KPU Kabupaten Sinjai serta dihadiri oleh berbagai unsur terkait, antara lain Bawaslu Kabupaten Sinjai, TNI, Polri, Rutan kelas II B Sinjai, serta Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Sinjai. Kehadiran para pemangku kepentingan ini memperkuat koordinasi lintas sektor dalam penyusunan dan validasi data pemilih. Dalam sambutannya, Ketua KPU Kabupaten Sinjai, Muhammad Rusmin, menyampaikan bahwa PDPB merupakan kegiatan strategis yang dilakukan sepanjang tahun sebagai upaya menjaga integritas daftar pemilih."Pemutakhiran data pemilih bukan hanya kebutuhan teknis, tetapi merupakan fondasi penting dalam menjamin hak pilih warga serta kelancaran pemilu dan pilkada ke depan," ujarnya. Pada rapat pleno ini, Ketua Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Sinjai, nikmah Zen, memaparkan rekapitulasi perubahan data pemilih selama triwulan IV yang meliputi pemilih baru, pemilih yang tidak memenuhi syarat, pemilih pindah domisili, serta data pemilih pemula dari berbagai satuan pendidikan. Perwakilan dari Bawaslu  juga turut memberikan masukan dan konfirmasi terhadap data yang disampaikan. Bawaslu Kabupaten Sinjai menyatakan dukungan penuh terhadap proses pemutakhiran data pemilih, dengan menegaskan pentingnya transparansi dan keterbukaan informasi kepada publik. Sementara itu, perwakilan TNI, Polri, Rutan, dan Cabang Dinas Pendidikan mengapresiasi langkah proaktif KPU dalam memperkuat koordinasi untuk meningkatkan akurasi data warga binaan, anggota TNI/Polri, dan pemilih pemula. Rapat pleno ditutup dengan penandatanganan berita acara PDPB Triwulan IV Tahun 2025 sebagai bentuk pengesahan dan komitmen bersama. KPU Kabupaten Sinjai berharap kegiatan ini dapat terus mendorong penyusunan daftar pemilih yang valid, mutakhir, dan komprehensif demi keberlangsungan demokrasi yang lebih baik.

KPU Sinjai Dalami Strategi Big Data Melalui Webinar Cybertroops ala KPU

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sinjai turut berpartisipasi dalam Webinar “Cybertroops ala KPU: Pemanfaatan Big Data Analytics untuk Perbaikan Demokrasi di Indonesia” yang diselenggarakan secara daring pada Jum'at (5/12/2025). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya KPU RI untuk memperkuat pemanfaatan teknologi informasi dalam rangka meningkatkan kualitas demokrasi dan pelayanan kepemiluan. Webinar ini membahas bagaimana big data analytics digunakan untuk memetakan pola interaksi publik, mendeteksi potensi disinformasi, serta mengidentifikasi tren percakapan terkait pemilu di ruang digital. Konsep “Cybertroops ala KPU” ditekankan sebagai strategi profesional dan berbasis data, bukan untuk propaganda, melainkan untuk meningkatkan transparansi, efektivitas sosialisasi, serta respon cepat terhadap isu kepemiluan. KPU Sinjai menyambut baik pelaksanaan webinar ini karena dinilai sangat relevan dengan tantangan kepemiluan di era digital. Melalui penguatan literasi data dan pemanfaatan teknologi, KPU dapat semakin adaptif dalam menghadapi dinamika informasi serta menjaga integritas proses demokrasi. KPU Sinjai juga berkomitmen untuk menerapkan insight yang diperoleh dari webinar ini dalam kegiatan sosialisasi, pendidikan pemilih, serta manajemen informasi publik agar semakin akurat, responsif, dan berbasis data.

Jaga Akurasi Data Pemilih, KPU Sinjai Ikuti Rakor Pengawasan Bersama Bawasl

Ketua dan Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sinjai menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan yang diselenggarakan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sinjai pada Jumat (5/12/2025) bertempat di Kantor Bawaslu Sinjai. Kegiatan ini digelar sebagai upaya memperkuat sinergi antara KPU dan Bawaslu dalam memastikan kualitas, akurasi, serta transparansi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) di Kabupaten Sinjai. Rakor ini turut membahas mekanisme pengawasan, metode pemutakhiran data, serta identifikasi potensi permasalahan yang dapat memengaruhi validitas daftar pemilih. Dalam kesempatan tersebut, Anggota KPU Sinjai, Nikmah Zen  menegaskan pentingnya koordinasi antarlembaga untuk menjaga integritas data pemilih. “Pemutakhiran data pemilih adalah proses berkelanjutan yang membutuhkan ketelitian dan kolaborasi,” ujarnya. Anggota KPU Sinjai, Makkarumpa juga menambahkan pentingnya transparansi dan keterbukaan informasi dalam proses pemutakhiran data. “Kami selalu berupaya memastikan bahwa setiap data yang kami himpun dan perbarui dapat dipertanggungjawabkan. Dengan pengawasan dan masukan dari Bawaslu, proses ini menjadi lebih terarah dan berkualitas,” ungkapnya.  Sementara itu, Bawaslu Sinjai menekankan komitmen untuk memastikan setiap tahapan pemutakhiran data berjalan sesuai ketentuan, termasuk dalam hal pengawasan terhadap laporan masyarakat maupun temuan di lapangan. Melalui kegiatan ini, diharapkan proses Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan dapat berjalan lebih efektif, akurat, serta memberikan kepastian bagi masyarakat Sinjai untuk terdaftar sebagai pemilih pada pemilihan mendatang.

Kuatkan Sinergi, KPU Sinjai dan Bawaslu Bahas Optimalisasi SIPOL

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sinjai menerima kunjungandari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sinjai dalam rangka koordinasi dan pembahasan terkait pengelolaan admin Sistem Informasi Partai Politik (SIPOL), Rabu (3/12/2025). Pertemuan yang berlangsung di kantor KPU Sinjai tersebut dihadiri oleh jajaran komisioner kedua lembaga, termasuk staf teknis yang menangani pengelolaan data partai politik. Agenda ini digelar sebagai upaya memastikan keterbukaan informasi, akurasi data, serta kelancaran penggunaan SIPOL menjelang tahapan verifikasi administrasi.   Anggota KPU Sinjai, Awaluddin menyampaikan bahwa koordinasi dengan Bawaslu merupakan langkah penting untuk menjaga integritas tahapan pemilu. “Kami menyambut baik kunjungan Bawaslu hari ini. Pembahasan terkait admin SIPOL sangat strategis untuk mencegah potensi kesalahan data sejak awal dan memastikan seluruh proses berjalan transparan,” ujarnya. Sementara itu, perwakilan Bawaslu Sinjai menekankan pentingnya sinkronisasi data serta pemahaman bersama mengenai mekanisme penginputan dan validasi dokumen di SIPOL. Dalam pertemuan tersebut, kedua lembaga juga saling bertukar pandangan mengenai tantangan teknis, termasuk stabilitas sistem, kelengkapan dokumen partai politik, serta prosedur penanganan jika ditemukan ketidaksesuaian data. KPU dan Bawaslu Sinjai sepakat untuk terus memperkuat koordinasi menjelang tahapan-tahapan pemilu berikutnya demi mewujudkan proses pemilu yang akurat, transparan, dan akuntabel.

Perkuat Akurasi Data Pemilih, KPU Sinjai Laksanakan Coktas di Sinjai Timur

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sinjai kembali melaksanakan kegiatan Pencocokan dan Penelitian Terbatas (Coktas), kali ini di Kecamatan Sinjai Timur pada (2/12/2025). Pelaksanaan kegiatan tersebut dipantau langsung oleh Komisioner KPU Sinjai, Makkarumpa dan Nikmah Zen, bersama staf sekretariat KPU Sinjai. Kehadiran langsung para komisioner menjadi bentuk komitmen KPU Sinjai dalam memastikan proses Coktas berjalan sesuai prosedur, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan. Dalam kegiatan ini, tim melakukan pengecekan administrasi dan validasi data pemilih secara langsung untuk memastikan data yang tercatat benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan.   Selain memberikan arahan kepada petugas di lapangan, para komisioner juga memantau langsung proses verifikasi yang dilakukan untuk memastikan tidak ada pemilih yang terlewat maupun tercatat ganda. Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah berkelanjutan KPU dalam menjaga kualitas data pemilih menjelang tahapan pemilu berikutnya. Dengan pelaksanaan yang berjalan lancar, KPU Sinjai berharap kegiatan ini dapat meningkatkan akurasi data serta memperkuat kepercayaan publik terhadap proses pemutakhiran data pemilih.