Berita Terkini

Giliran MAN 1 Disambangi KPU Sinjai dalam Kegiatan Sosdiklih

Sinjai- Menghadapi Pemilu Serentak yang akan dilaksanakan 14 Februari 2024 mendatang, KPU Kabupaten Sinjai dalam sepekan terakhir ini sedang gencar-gencarnya melaksanakan Sosialisasi Pendidikan Pemilih (Sosdiklih). Lokus yang menjadi kegiatan Sosdiklih kali ini adalah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Sinjai. Kegiatan ini dilaksanakan pada selasa tanggal 17 Mei 2022 dengan tujuan memberikan pendidikan politik dan kepemiluan kepada siswa-siswi di lingkup MAN 1 Sinjai. Tim Sosdiklih KPU Sinjai diterima langsung oleh Kepala MAN 1 Sinjai, Syamsuddin. Beliau sangat mengapresiasi kedatangan KPU Sinjai dalam memberikan pendidikan politik kepada siswanya, “Alhamdulillah kita sangat bersyukur KPU (KPU Sinjai, red) mau berkunjung ke tempat kami guna sharing pengetahuan kepemiluan kepada siswa kami”, tutur Syamsuddin. Setelah itu, Tim Sosdiklih  menuju ke kelas untuk masuk pada kegiatan inti Sosdiklih, siswa-siswi dibekali materi kepemiluan yang bertemakan “Mewujudkan Pemilih berdaulat, cerdas dan mandiri. Kegiatan ini dilakukan di dua kelas, Kelas XI MIA 1 di mentori oleh Muh. Kasim selaku Komisioner Divisi Sosdiklih dan Parmas KPU Sinjai, sementara di kelas X dimentori oleh Awaluddin, Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemiilu KPU Sinjai. Kegiatan ini berlangsung seru, dikarenakan peserta turut aktif selama kegiatan berlangsung. Salah satu peserta kelas X, Wahyu Winarno, mengaku sangat bahagia menjadi salah satu peserta kegiatan dikarenakan dia mendapatkan insight baru mengenai bagaimana menjadi pemilih yang berdaulat. “Jujur, saya sangat senang dengan kegiatan ini, akhirnya kita bisa tahu bagaimana agar menjadi pemilih yang berdaulat dan cerdas”, pungkasnya. Sebelumnya, kegiatan serupa sekaligus yang pertama di tahun 2022 telah dilaksanakan di Universitas Muhammadiyah Sinjai (UMSI), kamis (12/05/2022). Kegiatan Sosdiklih yang menyasar mahasiswa dalam bentuk materi dan diskusi kepemiluan yang dimentori oleh Muhammad Kasim. 

Sekretaris KPU Sinjai Pimpin Apel Pagi Usai Idul Fitri, Sosialisasikan Rencana WFH

Sinjai- KPU Kabupaten Sinjai kembali menggelar Apel Pagi seusai libur Idul Fitri 1443 H, senin (09/05/2022). Bertempat di halaman Kantor KPU Kabupaten Sinjai, apel pagi dipimpin oleh Sekretaris M.Haris dan dihadiri oleh para Kasubag dan Staf Sekretariat KPU Kabupaten Sinjai. Dalam amanatnya, M.Haris terlebih dahulu mengucapkan Selamat Idul Fitri dan permohonan maaf kepada seluruh peserta apel. Selanjutnya, M.Haris mensosialisasikan instruksi Sekretaris Jenderal KPU terkait pelaksanaan Work From Home (WFH) bagi para Staf Sekretariat KPU Sinjai. "Sesuai pesan yang beredar di WA grup yang bersumber dari Sekjend KPU RI mengenai pelaksanaan WFH mulai tanggal 9 sampai dengan 13 Mei 2022, maka setelah apel atau di rapat sebentar akan kita bahas mengenai teknis pelaksanaan WFH sambil menunggu surat resmi dari KPU RI", ujar M.Haris. Lebih lanjut M.Haris mengharapkan adanya WFH tidak mengurangi kinerja para pegawai dalam menyelesaikan tugas-tugasnya. "Sedapat mungkin ketika pegawai yang mendapatkan giliran WFH nantinya tetap menjalankan tugas-tugasnya meskipun dari rumah dan tidak ada yang meninggalkan Sinjai ketika WFH", tutupnya.   

Gelar Rapat Menjelang Cuti Bersama, KPU Sinjai Tetapkan DPB Bulan April 2022

Sinjai- Menjelang cuti bersama menyambut Hari Raya Idul Fitri, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Sinjai kembali menggelar Rapat Rekapitulasi Data Pemilih Berkelanjutan (DPB) Periode Bulan April 2022, kamis (28/04/2022). Bertempat di Aula KPU Kabupaten Sinjai, rapat dihadiri oleh seluruh komisioner, Sekretaris, para Kasubag dan Staf Sekretariat KPU Kabupaten Sinjai. Pelaksanaan Rapat DPB bulan ini lebih cepat dari biasanya yang dilaksanakan di tanggal terakhir tiap bulannya. Hal ini merujuk pada Surat KPU Provinsi Sulawesi Selatan Nomor 800/PL.01.2-SD/73/2022 Perihal Penyampaian tanggal pelaksanaan Rapat Penetapan DPB Periode April 2022 dilaksanakan paling cepat tanggal 28 April 2022 atau paling lambat 9 Mei 2022 sebelum pukul 12.00. Rapat dipimpin langsung oleh Ketua KPU Sinjai, Muhammad Naim. Dalam pengantarnya, Muhammad Naim menekankan agar Data Pemilih Berkelanjutan dapat sinkron dengan data pemilih Pemilihan Kepala Desa Serentak Kabupaten Sinjai. "Saya berharap agar sebelum 14 Juni 2022, Data Pemilih Pilkades Kabupaten Sinjai sudah terkumpul seluruhnya dan dapat sinkron dengan Data Pemilih Berkelanjutan, sehingga secepat mungkin Staf yang ditunjuk dapat berkoordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa", kata Muhammad Naim. KPU Sinjai dalam Periode Bulan April ini menetapkan pemilih sebanyak 189.034 orang dengan rincian pemilih laki-laki sejumlah 91.803 orang dan pemilih perempuan sejumlah 97.231 orang. Adapun pemilih baru mengalami pertambahan sebanyak 276 orang yang di periode sebelumnya berjumlah 212 orang dan pemilih Tidak Memenuhi Syarat (TMS) karena meninggal dunia sebanyak 74 orang.  Selanjutnya, Muhammad Naim menutup rapat dengan penyampaian permohonan maaf dan Selamat Idul Fitri 1443 H kepada seluruh rekan Komisioner dan Sekretariat KPU Sinjai. Rapat kemudian diakhiri dengan saling bersalaman diantara pimpinan dan peserta rapat.  

KPU Sinjai Gelar Rakor DPB Periode Maret 2022, Pemilih Baru Bertambah 212 Orang

Sinjai- KPU Kabupaten Sinjai menggelar Rapat Koordinasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) Periode Maret 2022, kamis (31/03/2022). Bertempat di Aula KPU Kabupaten Sinjai, Rakor ini dihadiri oleh Ketua bersama Anggota KPU Kabupaten Sinjai, para Kasubag dan sejumlah Staf Sekretariat. Rapat Koordinasi DPB ini digelar secara internal dan merupakan lanjutan dari Rapat Forum Koordinasi Daftar Pemilih Berkelanjutan yang telah diselenggarakan dua hari sebelumnya bersama Stakeholder dan Instansi terkait. Rapat dipimpin langsung oleh Ketua KPU Sinjai, Muhammad Naim. Dalam pengantarnya, Muhammad Naim menyampaikan pentingnya untuk terus memperbaiki kualitas Daftar Pemilih Berkelanjutan setiap bulannya. "Jumlah pemilih di DPB KPU Sinjai masih cukup jauh berbeda dengan data yang dimiliki oleh Disdukcapil Sinjai, maka saya harap di tahun ini data kita semakin mendekati data penduduk Sinjai yang telah melakukan perekaman E-KTP. Begitu pula dengan data pemetaan TPS yang sementara dikerjakan agar dapat selaras dengan jumlah pemilih DPB saat ini", ujar Muhammad Naim. Rakor ini menetapkan Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Periode Bulan Maret 2022 sebanyak 188.832 orang dengan tambahan 212 pemilih baru. Adapun rincian pemilih laki-laki sebanyak 91.698 orang dan pemilih perempuan sebanyak 97.134 orang.   

KPU Sinjai Gelar Rapat Forum Koordinasi DPB Pertama di tahun 2022

Sinjai-  KPU Kabupaten Sinjai menyelenggarakan Rapat Forum Koordinasi Data Pemilih Berkelanjutan pertama kalinya di tahun 2022, selasa (29/03/2022). Bertempat di Aula Kantor KPU Sinjai, Rakor ini dihadiri oleh Instansi terkait yaitu  Bawaslu, Disdukcapil, Dinas Pemberdayaan Masyarakat  Desa (PMD), Kementerian Agama dan Badan Kesbangpol Kabupaten Sinjai.  Rakor dipimpin dan dibuka oleh Ketua KPU Sinjai, Muhammad Naim yang didampingi oleh seluruh Anggota KPU Sinjai. Dalam sambutannya, Muhammad Naim menyampaikan bahwa Rakor PDB ini sudah rutin dilaksanakan per triwulan selama tahun 2021, namun baru kali ini mengundang Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Sinjai. "Kali ini kami mengundang Dinas PMD pertama kalinya, karena baru-baru ini Dinas PMD telah menyelenggarakan Pemilihan Kepala Desa se-Sinjai dan tentunya data pemilih yang dimiliki merupakan yang paling mutakhir, sehingga dipandang sangat penting berkoordinasi dengan Dinas PMD", ungkapnya. Nurhikmah selaku Koordinator DIvisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Sinjai menyampaikan bahwa PDPB setiap bulan dilaksanakan secara internal oleh KPU Sinjai dan telah berkoordinasi dengan berbagai pihak dalam rangka  memberikan masukan data Pemilih Pemula, baik data Tidak Memenuhi Syarat (TMS),data pindah masuk maupun pindah keluar Kabupaten Sinjai. Salah satu Instansi yang dikunjungi untuk berkoordinasi adalah Kemenag Sinjai, karena adanya data pemilih pemula pelajar madrasah yang tidak lengkap elemen datanya. Salah seorang peserta Rakor dari Kemenag, Akmaluddin menanggapi perihal data pemilih pemula siswa madrasah. "Insya Allah mengenai data siswa madrasah dan pondok pesantren yang diminta oleh KPU Sinjai akan diselesaikan secepatnya, kalau pun ada keterlambatan karena sebagian madrasah dan pesantren yang sementara melengkapi data-data yang dibutuhkan", kata Akmaluddin. Tanggapan senada dari Dinas PMD juga dilontarkan oleh Khalik yang menyampaikan apresiasi dan kesiapan bekerja sama dengan KPU Sinjai. "Kami sangat berterima kasih kepada KPU Sinjai yang sangat membantu dalam proses pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa dan tentunya kami akan membantu dan bekerja sama secara optimal untuk memberikan data pemilih sesuai dengan yang kami miliki, walaupun untuk saat ini belum semua desa yang kami berikan datanya tapi akan secepatnya akan kami selesaikan data pemilih seluruh desa yang telah melaksanakan Pemilihan Kepala Desa", ujarnya. Sementara itu, Muhammad Rusmin selaku Ketua Bawaslu Sinjai memberikan tanggapan terkait Pemutakhiran DPB. "Kami di Bawaslu se-Indonesia punya program khusus yakni 'Uji Petik' dalam rangka pengawasan DPB yang dilakukan oleh KPU, namun khusus di Bawaslu Sinjai ini belum optimal dilakukan karena belum didukung dengan anggaran yang memadai agar SDM Bawaslu dapat turun menelusuri DPB di seluruh kecamatan, tapi mudah-mudahan ke depannya uji petik ini dapat maksimal dilakukan agar kualitas data pemilih ini dapat semakin baik", tutur Rusmin. Ketua KPU Sinjai, Muhammad Naim menyampaikan terima kasih kepada seluruh Stakeholder yang hadir. "Kami menyampaikan terima kasih banyak kepada seluruh Stakeholder yang sudah hadir dan menyampaikan masukan-masukan yang berharga serta bantuan akan data-data yang kami butuhkan dalam proses pemutakhiran data pemilih berkelanjutan ini. Tentu saja masukan-masukan berharga pada Rakor ini akan kami bahas kembali dalam Rakor Internal DPB yang akan segera kami laksanakan", tutupnya. Selanjutnya Rakor DPB ini ditutup dengan pembacaan doa oleh Saifuddin selaku Anggota Bawaslu Sinjai.  

KPU Sinjai Tetapkan DPB Bulan Februari 2022, TMS Sebanyak 87 Orang

Sinjai- Komisi Pemilihan Umum  Kabupaten Sinjai kembali menggelar Rapat Koordinasi Daftar Pemilih Berkelanjutan  (DPB) untuk Periode Bulan Februari Tahun 2022, rabu (02/03/2021). Bertempat di Aula KPU Sinjai, Rakor ini dihadiri oleh Ketua bersama seluruh Komisioner, Sekretaris, seluruh Kasubag dan Staf Sekretariat KPU Sinjai. Koordinator Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Nur Hikmah membacakan  Daftar Pemilih Berkelanjutan Periode Bulan Februari 2022 yang ditetapkan sebanyak 188.718 dengan rincian masing-masing  Laki-Laki sejumlah 91.653 pemilih dan perempuan sebanyak 97.065 pemilih yang tersebar di 9 (sembilan) kecamatan. Lebih jauh Hikmah menjelaskan bahwa bulan Februari tahun 2022 ini terdapat potensi pemilih baru dan Pemilih yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS) "Data potensi pemilih baru untuk bulan Februari 2022 di Kabupaten Sinjai sebanyak 73 orang, kemudian pemilih yang sudah TMS atau meninggal dunia sebanyak 87 orang yang tersebar di seluruh Kecamatan, serta terdapat penurunan angka pemilih sebanyak 14 orang dari total 188.718 pemilih dimana   bulan Januari 2022  sebanyak 188.732", ujarnya. Sementara Ketua KPU Sinjai, Muhammad Naim dalam arahanya mengatakan untuk lebih meningkatkan kerja-kerja dalam proses pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan. "Kita perlu meningkatkan kinerja kita dalam proses pemutakhiran DPB, karena data yang kita peroleh dari Disdukcapil hanya data TMS dan boleh jadi data pemilih kita akan terus mengalami penurunan, sehingga perlu ada terobosan misalnya kerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Sinjai sebagai Penyelenggara Pilkades yang akan diselenggarakan dalam bulan Maret ini dan tentu memiliki data pemilih yang termutakhirkan", tutur Muh.Naim. Nurhikmah menambahkan  terkait aplikasi 'Lindungi Hakmu' yang sudah dapat diunduh melalui 'Play Store'. Nurhikmah mengharapkan kepada seluruh peserta Rakor agar dapat mengunduh dan ikut mensosialisasikan ke masyarakat terkait aplikasi tersebut masyarakat dapat mengecek apakah dirinya sudah terdaftar sebagai pemilih atau belum.